Matikan MCB sebelum mulai kerja listrik

Cara Menyolder Kabel dengan Flux Solder dan Tinol agar Sambungan Kuat

Tingkat kesulitan: SedangAlat PertukanganOleh Tim Redaksi Panduan DIYDiperbarui

Ringkasan jawaban

Menyambung kabel dengan flux solder dan tinol bisa kamu kerjakan sendiri dalam sekitar 30 menit, cukup dengan solder listrik minimal 25 watt, tinol berinti flux, dan selongsong heat shrink. Kuncinya ada di kabel yang bersih, ujung solder yang sudah dilapisi timah, dan memanaskan sambungan sampai timah meresap sendiri ke serabut kabel. Cabut sumber listrik sebelum mulai dan kerjakan di ruangan berventilasi karena asap flux berbahan rosin bisa memicu asma.

Siap kerja

Tingkat kesulitan
Tingkat kesulitan: Sedang
Perkiraan waktu
30 menit
Perkiraan biaya bahan
Rp28.500 sampai Rp57.800

Dasar perkiraan biaya bahan: Tinol Rp13.600 (Mitra10) sampai Rp22.900 (AZKO), ditambah isolasi harga normal Rp14.900 (saat dicek sedang promo Rp5.960) atau heat shrink Rp34.900 (AZKO), dicek 15 Oktober 2026. Pasta flux tidak dihitung.

Solder listrik bergagang abu-abu, gulungan timah solder, dan seikat kabel hitam di atas alas potong hijau bergaris kotak
Tiga perlengkapan inti menyambung kabel: solder listrik, gulungan timah solder (tinol), dan kabel yang akan disambung. Foto: I G / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Alat dan bahan

0 dari 13 siap

Alat

  • Kenali alatnya: Solder listrik minimal 25 watt

Bahan

Buka checklist versi cetakBandingkan biaya sendiri vs jasa

Panduan ini berisi informasi umum dan bukan pengganti pemeriksaan langsung. Ikuti buku manual produsen barangmu, dan baca penafian sebelum mulai.

Flux solder adalah kunci sambungan kabel yang kuat: bahan ini melarutkan lapisan oksida di permukaan tembaga sehingga timah cair bisa membasahi serabut kabel, bukan sekadar menempel di luar. Kalau kabel output charger, kabel speaker, atau kabel adaptor DC putus, kamu bisa menyambungnya sendiri dengan solder listrik, tinol berinti flux, dan selongsong heat shrink dalam sekitar setengah jam. Panduan ini bagian dari pilar Alat Pertukangan, dan cocok untuk kabel bertegangan rendah. Kabel daya 220 V yang berujung steker sebaiknya diganti utuh, bukan disambung, seperti dijelaskan di bagian keselamatan.

Sebelum mulai, pahami satu hal: menyolder bukan soal menempelkan timah sebanyak mungkin. Sambungan yang bagus terbentuk ketika kabel dipanaskan sampai cukup panas, flux membersihkan permukaannya, lalu timah mengalir sendiri ke sela-sela serabut. Kalau urutannya terbalik, hasilnya gumpalan timah yang tampak kokoh tetapi gampang retak.

Fungsi flux solder pada sambungan kabel

Tembaga yang terkena udara pelan-pelan membentuk lapisan oksida tipis. Lapisan inilah yang membuat timah cair menggumpal seperti air di atas daun talas. Menurut artikel Flux (metallurgy) di Wikipedia, flux bekerja dengan melarutkan oksida yang sudah ada sehingga logam cair bisa membasahi permukaan, dan dalam penyolderan flux memperbaiki kemampuan timah untuk membasahi logam.

Flux untuk kabel dan elektronik umumnya berbahan rosin (getah pinus olahan). Rosin pada suhu ruang hampir tidak reaktif, tetapi saat meleleh ia cukup asam untuk melarutkan oksida tipis pada tembaga. Itu sebabnya sisa flux rosin relatif aman ditinggalkan; Kester, produsen bahan solder, menyebut sisa flux rosin tidak menghantarkan listrik dan tidak korosif.

Yang perlu kamu hindari adalah flux asam. Jenis ini bisa mengandung asam klorida, seng klorida, atau amonium klorida, dan tidak dipakai untuk elektronik karena sangat korosif terhadap logam bahkan pada suhu ruang. Jadi, kalau di toko bangunan kamu menemukan "air patri" atau pasta untuk menyolder seng dan besi, jangan dipakai untuk kabel.

Banyak orang mengira semakin banyak flux semakin bagus. Kenyataannya, flux berlebih hanya meninggalkan sisa lengket yang mengundang debu, dan pembersihan yang asal-asalan justru bisa melepaskan zat aktif yang tertahan di sisa flux. Lapisan tipis sudah cukup.

Mengenal tinol solder: 60/40, 63/37, dan bebas timbal

Di Indonesia, kawat timah solder sering disebut tinol atau tenol. Tinol untuk kabel biasanya sudah berinti flux: di dalam kawatnya ada satu atau lebih jalur flux rosin yang ikut meleleh saat timah dipanaskan. Itulah alasan kebanyakan sambungan kabel sederhana tidak perlu flux tambahan.

Angka pada kemasan menunjukkan komposisi paduan. Berikut perbandingan singkatnya berdasarkan artikel Solder di Wikipedia:

Jenis tinolKomposisiTitik lelehCatatan
63/3763% timah putih, 37% timbal183°C, tepat satu titikEutektik, langsung membeku tanpa fase lembek
60/4060% timah putih, 40% timbalsekitar 188°CPaling umum dijual, ada fase setengah cair singkat
Bebas timbal (SAC)timah putih, perak, tembagasekitar 217°CButuh panas lebih tinggi dan sering perlu flux lebih

Untuk pemula, Adafruit menilai tinol 60/40 berinti rosin sebagai jenis yang paling mudah dipakai. Tinol bebas timbal lebih aman dari sisi paparan timbal, tetapi menurut Adafruit bisa butuh panas lebih tinggi dan flux lebih banyak. Pilihan ini soal kenyamanan kerja dan kebiasaanmu menjaga kebersihan tangan, bukan soal benar atau salah.

Flux pasta, cairan solder, atau tinol berinti flux

Ada tiga cara membawa flux ke sambungan, dan masing-masing punya tempatnya:

  • Tinol berinti flux. Paling praktis untuk kabel yang tembaganya masih bersih dan mengkilap. Flux keluar tepat saat timah meleleh.
  • Pasta flux. Dioles tipis ke tembaga yang kusam, kabel lama yang menghitam, atau serabut halus yang susah ditembus timah.
  • Cairan solder (flux cair). Lebih encer, cocok untuk area yang lebih luas. Untuk kabel di rumah, pasta biasanya lebih mudah dikendalikan karena tidak menetes.

Patokan sederhananya: coba dulu dengan tinol saja. Kalau timah tetap menggumpal di permukaan walaupun kabel sudah cukup panas, barulah tambahkan pasta flux tipis.

Memilih cara menyambung kabel sebelum menyolder

Sebelum memanaskan solder, tentukan dulu bentuk sambungannya, karena bentuk ini ikut menentukan kekuatan akhirnya. Panduan Working with Wire dari SparkFun menyebut beberapa pilihan yang umum:

  • Pilin berhadapan (twisted helix). Ujung kedua kabel saling menghadap lalu dipilin menjadi satu. Hasilnya lurus dan ramping, cocok untuk kabel yang putus di tengah.
  • Pilin searah. Kedua ujung diarahkan ke sisi yang sama lalu dipilin. Lebih mudah dipegang saat menyolder, tetapi sambungannya menonjol ke satu sisi sehingga selongsong heat shrink perlu sedikit lebih panjang.
  • Sambungan Western Union (lineman's splice). Ujung kabel dikaitkan lalu dililitkan satu sama lain. Menurut SparkFun, cara ini paling cocok untuk kabel berinti tunggal, tetapi bisa juga dipakai untuk kabel serabut.

Kenali juga jenis kabelmu. SparkFun membedakan kabel serabut (stranded), yang tersusun dari banyak kawat kecil dan lebih lentur, dengan kabel berinti tunggal (solid) yang dipakai di bagian yang hampir tidak bergerak. Karena lebih lentur, kabel serabut dipakai untuk kabel yang sering bergerak. SparkFun juga menjelaskan bahwa ukuran (gauge) kabel menentukan besar arus yang aman dilewatkan, jadi sambung kabel dengan kabel yang ukurannya sama, bukan kabel tebal dengan kabel yang jauh lebih tipis.

Satu hal yang sering terlupa: bagian kabel yang sudah tersolder menjadi kaku. SparkFun mengingatkan bahwa ujung kabel yang sudah dilapisi timah bisa retak bila terkena tekanan mekanis, dan siklus panas-dingin bisa membuat sambungan gagal. Karena itu, kalau masih ada pilihan, letakkan sambungan di bagian kabel yang jarang ditekuk, jangan tepat di pangkal steker atau di lubang masuk perangkat. Biarkan juga selongsong heat shrink menutupi sedikit isolasi di kedua sisi supaya tekukan tidak terpusat di tepi timah.

Berapa suhu solder yang pas untuk kabel

Suhu yang terlalu rendah membuat timah tidak mengalir dan sambungan menjadi "dingin", sedangkan suhu terlalu tinggi membakar flux sebelum sempat bekerja dan bisa melelehkan isolasi kabel. Beberapa rujukan produsen dan penyedia tutorial memberi angka yang mirip:

  • SparkFun memakai suhu sedang, 325 sampai 375°C, untuk penyolderan umum.
  • Kester menganjurkan sekitar 750°F (kira-kira 400°C) untuk tinol berflux rosin dan 600 sampai 650°F (kira-kira 315 sampai 345°C) untuk tinol no-clean. Kester juga menyebut kebanyakan paduan bebas timbal membutuhkan suhu yang lebih tinggi.

Solder murah tanpa pengatur suhu tidak bisa disetel, jadi yang menentukan adalah dayanya. Adafruit menyarankan minimal 25 watt. Untuk solder kelas profesional, Adafruit menyebut daya 50 watt atau lebih. Kabel serabut yang tebal menyerap panas lebih banyak, sehingga solder berdaya lebih besar membuat timah lebih cepat mengalir dan isolasi tidak keburu meleleh karena solder ditahan terlalu lama. Kalau kamu belum punya solder, pilar Alat Pertukangan membahas alat-alat dasar yang layak dimiliki di rumah, termasuk panduan cara memotong besi dengan gerinda tangan untuk pekerjaan logam yang lebih berat.

Langkah pengerjaan

  1. Langkah 1 dari 12

    Siapkan tempat kerja dan cabut sumber listrik

    Cabut steker atau lepas baterai dari perangkat yang kabelnya akan disambung. Kerjakan di meja yang kering dan tahan panas, dekat jendela terbuka atau kipas yang mengarah keluar. Pasang solder di dudukannya, basahi spons secukupnya atau siapkan kawat kuningan, singkirkan kertas, kain, dan benda mudah terbakar lain dari meja, lalu pakai kacamata pelindung. Kalau kabel yang bermasalah ternyata bagian instalasi rumah, berhenti di sini dan baca dulu panduan di pilar Listrik Rumah, misalnya cara mengatasi MCB turun terus bila listrik sering padam.

    Cek hasil: Perangkat tidak tersambung ke sumber listrik apa pun, meja bebas dari benda mudah terbakar, solder ada di dudukannya, dan asap nanti bisa mengalir menjauhi wajahmu.

  2. Langkah 2 dari 12

    Panaskan solder lalu lapisi ujungnya dengan timah

    Colokkan solder dan tunggu panas penuh. Lelehkan sedikit tinol langsung di ujung solder, lalu usap ke spons yang lembap (bukan basah kuyup) atau ke kawat kuningan. Kester menyarankan ujung solder selalu dilapisi timah dengan cara ini, sedangkan SparkFun mengingatkan spons basah bisa memperpendek umur ujung solder karena ujungnya memuai dan menyusut akibat perubahan suhu, sehingga SparkFun lebih menyarankan kawat kuningan.

    Cek hasil: Ujung solder tampak keperakan mengkilap, bukan hitam atau kecokelatan.

  3. Langkah 3 dari 12

    Kupas ujung kedua kabel

    Kupas isolasi kedua ujung kabel memakai tang pengupas dengan lubang yang pas. Panduan Working with Wire dari SparkFun memakai patokan sekitar 6 mm (1/4 inci) dari ujung kabel; tambah sedikit bila kamu ingin memilin kedua ujung saling melilit. Jangan memakai pisau atau cutter, karena mata pisau mudah tergelincir dan bisa melukai jari. Kalau ada serabut yang putus atau tergores, potong bagian itu dan kupas ulang.

    Cek hasil: Kedua ujung tembaga utuh, tidak ada serabut yang putus atau tergores, dan panjang kupasannya kira-kira sama.

  4. Langkah 4 dari 12

    Masukkan selongsong heat shrink lebih dulu

    Sebelum kabel disatukan, selipkan potongan selongsong heat shrink ke salah satu kabel lalu dorong menjauh dari ujung yang akan disolder. Langkah ini mudah terlupa, dan kalau terlewat kamu harus memotong sambungan atau beralih ke isolasi biasa.

    Cek hasil: Selongsong sudah terpasang di salah satu kabel dan berada cukup jauh sehingga tidak ikut menyusut saat kamu menyolder.

  5. Langkah 5 dari 12

    Pilin serabut dan oleskan flux bila perlu

    Pilin serabut tiap ujung kabel searah sampai rapat. Kalau tembaganya tampak kusam atau kehitaman, oleskan pasta flux solder tipis saja dengan tusuk gigi. Tembaga yang bersih dan mengkilap biasanya cukup dengan flux yang sudah ada di dalam tinol.

    Cek hasil: Tidak ada serabut yang mencuat, dan bila memakai pasta flux, lapisannya tipis serta tidak meluber ke isolasi.

  6. Langkah 6 dari 12

    Lapisi tiap ujung kabel dengan timah (tinning)

    Tempelkan ujung solder ke bawah serabut, lalu sentuhkan tinol ke sisi atas serabut sampai timah meleleh dan meresap ke sela-sela serabut. SparkFun menyarankan memberi timah sedikit lebih banyak agar flux sempat bekerja, lalu menarik kelebihannya dengan ujung solder. Lakukan untuk kedua ujung kabel.

    Cek hasil: Ujung serabut berubah menjadi batang padat keperakan, tanpa gumpalan timah di ujungnya.

  7. Langkah 7 dari 12

    Satukan kedua ujung kabel

    Pilin kedua ujung saling melilit, atau tempelkan sejajar dan berhadapan seperti contoh SparkFun. Tahan kabel dengan penjepit tangan ketiga atau lakban di meja supaya tidak bergeser. Sambungan yang bergerak saat timah membeku adalah penyebab umum sambungan rapuh.

    Cek hasil: Kedua ujung bersentuhan rapat dan tetap diam walaupun tanganmu dilepas.

  8. Langkah 8 dari 12

    Panaskan sambungan lalu alirkan timah

    Tempelkan ujung solder ke sambungan sehingga kedua kabel ikut panas, lalu sentuhkan tinol ke sambungan, bukan ke ujung solder. Kalau timah belum mengalir, Adafruit menyarankan memanaskan satu sampai dua detik lagi lalu mencoba ulang. Jangan menahan solder terlalu lama karena isolasi kabel bisa meleleh. Balik kabel dan pastikan sisi bawahnya juga tersolder.

    Cek hasil: Timah meresap ke seluruh lilitan di kedua sisi, dan isolasi di dekat sambungan tidak meleleh atau menggembung.

  9. Langkah 9 dari 12

    Biarkan dingin tanpa digerakkan

    Angkat solder dan biarkan sambungan dingin sendiri tanpa ditiup atau digoyang. Kembalikan solder ke dudukannya. Sambungan yang tergeser saat membeku menurut Adafruit tampak buram, berbutir, atau kasar, dan obatnya adalah memanaskan ulang lalu membiarkannya dingin dengan tenang.

    Cek hasil: Permukaan timah halus dan mengkilap, bentuknya mengikuti lilitan, tidak buram atau berbutir.

  10. Langkah 10 dari 12

    Bersihkan sisa flux

    Sisa flux rosin menurut Kester tidak menghantarkan listrik dan tidak korosif, jadi pembersihan umumnya hanya soal kerapian. Kalau sisanya lengket atau gosong, gosok dengan sikat gigi bekas yang dibasahi alkohol isopropil seperti saran Adafruit, lalu biarkan kering. Kalau kamu sempat memakai flux asam, sisanya wajib dibersihkan tuntas.

    Cek hasil: Sambungan bersih, tidak lengket saat disentuh, dan tidak ada sisa cokelat gosong.

  11. Langkah 11 dari 12

    Tutup sambungan dengan heat shrink

    Geser selongsong sampai menutupi seluruh bagian tembaga dan sedikit isolasi di kedua sisi. Panaskan dengan heat gun atau badan solder seperti saran SparkFun, sambil diputar supaya menyusut merata. Tanpa heat shrink, balut sambungan dengan isolasi listrik beberapa lapis dengan rapat.

    Cek hasil: Selongsong menyusut rapat, tidak ada tembaga yang terlihat, dan selongsong tidak bisa digeser.

  12. Langkah 12 dari 12

    Uji kekuatan dan sambungan listriknya

    Setelah selesai menyolder, cabut solder dari stopkontak dan biarkan dingin di dudukannya sebelum disimpan. Sementara itu, tarik kedua kabel perlahan berlawanan arah. Kalau punya multimeter, ukur kontinuitas dari ujung ke ujung. Baru setelah itu sambungkan kembali ke perangkat. Untuk memahami alat yang kamu pakai, lihat juga halaman alat pertukangan.

    Cek hasil: Solder sudah dicabut dan dingin di dudukannya, sambungan tidak bergeser saat ditarik, multimeter menunjukkan tersambung, dan perangkat berfungsi tanpa bau hangus.

Ciri sambungan solder yang bagus dan cara memperbaiki yang gagal

Menurut Adafruit, bukti terbaik bahwa timah membasahi logam dengan benar adalah permukaan yang cekung dan mengikuti bentuk benda yang disambung. Pada sambungan kabel, timah terlihat meresap ke lilitan, bentuk serabutnya masih samar terlihat, dan permukaannya halus.

Kalau hasilnya belum begitu, cocokkan dengan tabel berikut yang dirangkum dari panduan masalah umum Adafruit:

TampilanPenyebabCara memperbaiki
Buram, berbutir, atau kasarSambungan bergerak saat timah membekuPanaskan ulang, lalu biarkan dingin tanpa digerakkan
Menggumpal dan kasarTimah tidak meleleh sempurna (sambungan dingin)Panaskan ulang dengan solder yang benar-benar panas, tarik kelebihan timah
Ada sisa flux gosong kecokelatanTerlalu lama dipanaskan atau ujung solder kotorBersihkan sisa flux dengan alkohol isopropil dan sikat gigi, ulangi dengan ujung solder bersih
Gumpalan timah besarTimah terlalu banyakTarik kelebihannya dengan ujung solder panas

Sambungan yang dingin atau bergeser mungkin tetap tersambung hari ini, tetapi Adafruit mengingatkan sambungan seperti itu tidak andal dan bisa retak seiring waktu. Lebih baik diulang sekarang daripada kabel putus lagi minggu depan.

Pengganti flux solder dan cara solder tanpa flux

Kalau pasta flux habis, ada pengganti yang mudah dicari: gondorukem, juga disebut arpus atau siongka. Gondorukem adalah olahan getah pinus, atau dalam istilah internasional disebut rosin atau colophony, dan rosin memang dipakai sebagai flux solder. Lelehkan sedikit gondorukem di ujung kabel yang sudah dipanaskan, lalu alirkan timah seperti biasa.

Yang tidak boleh dipakai sebagai pengganti: air keras, cairan pembersih lantai, atau flux untuk menyolder seng. Bahan asam memang membersihkan logam dengan cepat, tetapi sisanya terus menggerogoti tembaga setelah sambungan selesai.

Untuk cara solder tanpa flux tambahan, andalkan flux di dalam tinol. Bersihkan tembaga sampai mengkilap, lapisi ujung solder dengan timah, panaskan kabel lebih dulu, baru sentuhkan tinol ke kabel. Kalau tembaga sudah teroksidasi berat, potong bagian itu dan kupas ulang sampai ketemu tembaga yang masih cerah. Sambungan kabel yang dipakai bertahun-tahun layak mendapat tembaga yang bersih, bukan timah yang dipaksa menempel.

Pembersih solder: merawat ujung solder dan sisa flux

Istilah pembersih solder dipakai untuk dua hal berbeda. Pertama, pembersih ujung solder: spons lembap atau kawat kuningan di dudukan solder. Kester menyarankan spons yang lembap, bukan basah, sedangkan SparkFun lebih menyukai kawat kuningan karena spons basah membuat suhu ujung naik-turun dan memperpendek umurnya. Setelah dibersihkan, langsung lapisi lagi ujung solder dengan sedikit timah, karena Kester menyarankan ujung solder selalu dalam keadaan terlapis timah agar awet.

Kedua, pembersih sisa flux di sambungan. Untuk flux rosin, pembersihan umumnya hanya soal kerapian. Sisa yang lengket atau gosong bisa digosok dengan sikat gigi bekas dan alkohol isopropil. SparkFun menjelaskan bahwa ujung solder yang teroksidasi berubah hitam dan tidak mau menerima timah, dan kawat kuningan dipakai untuk mengatasinya. Kalau setelah digosok dan dilapisi ulang ujungnya tetap tidak mau dibasahi timah, ganti mata solder; kebanyakan solder memang memakai mata yang bisa dilepas dan diganti.

Sambungan kabel yang rapi juga mudah dicek ulang. Kalau kabel yang kamu sambung milik kipas angin atau perangkat dapur, panduan di pilar Alat Rumah Tangga membantu menelusuri kerusakan lain di perangkat yang sama, misalnya kipas angin yang tidak berputar dan hanya berdengung. Untuk TV, radio, dan perangkat sejenis, mulai dari pilar Elektronik Ringan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu flux solder dan apakah wajib dipakai?

Flux solder adalah bahan yang melarutkan lapisan oksida di permukaan logam sehingga timah cair bisa membasahi dan menempel. Tinol berinti flux sudah membawa flux sendiri, jadi untuk kabel tembaga yang bersih biasanya cukup. Pasta flux tambahan berguna bila tembaga kusam, kehitaman, atau timah terus menggumpal.

Apa bedanya tinol solder 60/40 dan 63/37?

Angka itu menunjukkan persentase timah putih dan timbal. Paduan 63/37 adalah eutektik yang meleleh tepat di 183°C, sedangkan 60/40 meleleh di sekitar 188°C dengan fase setengah cair singkat. Keduanya bisa dipakai untuk kabel. Paduan eutektik seperti 63/37 langsung membeku tanpa fase lembek, sehingga risiko sambungan buruk akibat kabel bergeser saat timah membeku lebih kecil.

Apa pengganti flux solder kalau tidak punya?

Gondorukem (arpus atau siongka) adalah olahan getah pinus yang sama dengan rosin, dan rosin memang dipakai sebagai flux solder. Lelehkan sedikit gondorukem di ujung kabel bersama timah. Jangan memakai air keras atau cairan pembersih asam, karena flux asam bersifat korosif dan tidak dipakai untuk elektronik.

Bagaimana cara solder tanpa flux tambahan?

Pakai tinol berinti flux, bersihkan tembaga sampai mengkilap, lapisi ujung solder dengan timah, lalu panaskan kabelnya dulu sebelum tinol disentuhkan. Dengan cara ini flux di dalam tinol meleleh tepat di sambungan. Tanpa flux sama sekali, timah sulit membasahi tembaga yang teroksidasi dan sambungan cenderung menggumpal.

Cairan solder itu apa dan kapan dipakai?

Cairan solder biasanya berarti flux dalam bentuk cair. Fungsinya sama dengan pasta flux, yaitu membersihkan oksida agar timah mengalir. Bentuk cair praktis untuk area yang luas atau sambungan yang sulit dijangkau kuas pasta. Untuk kabel dan elektronik, pastikan labelnya flux rosin atau no-clean, bukan flux asam untuk logam.

Apa pembersih solder yang aman untuk ujung solder?

Ada dua pilihan umum: spons yang dibasahi sedikit air atau kawat kuningan di dudukan solder. Kester menyarankan spons lembap, bukan basah, sedangkan SparkFun lebih menyukai kawat kuningan karena tidak membuat suhu ujung turun-naik. Setelah dibersihkan, segera lapisi lagi ujung solder dengan sedikit timah.

Berapa watt dan suhu solder untuk menyambung kabel?

Adafruit menyarankan solder minimal 25 watt. Untuk solder dengan pengatur suhu, SparkFun memakai rentang 325 sampai 375°C, sedangkan tinol bebas timbal umumnya butuh panas lebih tinggi. Kabel serabut yang tebal menyerap banyak panas, jadi solder berdaya lebih besar membuat timah lebih cepat mengalir.

Apakah sambungan solder harus ditutup heat shrink atau isolasi?

Ya. Tembaga dan timah yang terbuka bisa bersentuhan dengan kabel lain atau tersentuh tangan. Selongsong heat shrink lebih rapi dan tidak mudah lepas, sedangkan isolasi listrik bisa dipakai bila selongsong lupa dimasukkan atau ukurannya tidak ada.

Sumber

  1. Frequently Asked Questions (suhu ujung, perawatan ujung, sisa flux rosin) Kester. Diakses .
  2. Solder fume and you (INDG248) Health and Safety Executive (HSE) Inggris. Diakses .
  3. Adafruit Guide To Excellent Soldering: Tools Adafruit. Diakses .
  4. Adafruit Guide To Excellent Soldering: Making a Good Solder Joint Adafruit. Diakses .
  5. Adafruit Guide To Excellent Soldering: Common Problems Adafruit. Diakses .
  6. How to Solder: Through-Hole Soldering SparkFun Electronics. Diakses .
  7. Working with Wire SparkFun Electronics. Diakses .
  8. Flux (metallurgy) Wikipedia. Diakses .
  9. Solder Wikipedia. Diakses .
  10. Rosin Wikipedia. Diakses .
  11. Gondorukem Wikipedia bahasa Indonesia. Diakses .
  12. Burns and scalds NHS. Diakses .
  13. Soldering Safety Lab Safety Officers, University of Notre Dame. Diakses .
  14. Clarification of the Electrical Standard as it applies to flexible power cords on appliances OSHA, Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat. Diakses .
  15. Lab Inspection FAQ: Electrical and Engineering Safety UC Berkeley Office of Environment, Health & Safety. Diakses .
  16. Zehn Timah Solder 80 17 Gram (harga) Mitra10. Diakses .
  17. Krisbow Solder Wire 16G 1mm (harga) AZKO via ruparupa. Diakses .
  18. Maxbuilt Heat Shrinking Sleeve (harga) AZKO via ruparupa. Diakses .
  19. Daimaru Isolasi Listrik PVC 0.1x20 m (harga) AZKO via ruparupa. Diakses .

Disusun oleh

Tim Redaksi Panduan DIY

Tim redaksi Panduan DIY

Tim Redaksi Panduan DIY menyusun dan memperbarui panduan dengan rujukan seperti manual produsen, lembar data resmi, serta sumber keselamatan PLN dan ESDM. Semua sumber dicantumkan di bagian Sumber tiap panduan, dan panduan diperbarui bila ada koreksi dari pembaca.

Draf disusun dengan bantuan AI dari manual produsen dan sumber resmi yang dicantumkan, lalu dicek terhadap sumber itu. Langkahnya belum dipraktikkan langsung oleh tim.