Cara Memotong Besi dengan Gerinda Tangan dan Mata Gerinda Potong secara Aman
Ringkasan jawaban
Memotong besi hollow, plat tipis, atau besi beton dengan gerinda tangan bisa kamu kerjakan sendiri dalam sekitar 40 menit, termasuk persiapan dan uji putar. Kuncinya ada pada mata gerinda potong yang cocok dengan ukuran dan rpm mesin, kap pelindung yang terpasang, benda kerja yang dijepit di dua sisi, serta kacamata dan pelindung telinga. Jangan menekan keras, memiringkan, atau menggerinda dengan sisi samping mata potong karena bisa pecah dan membanting.
Siap kerja
- Tingkat kesulitan
- Tingkat kesulitan: Sedang
- Perkiraan waktu
- 40 menit
- Perkiraan biaya bahan
- Rp19.800 sampai Rp25.800
Dasar perkiraan biaya bahan: Dua keping mata potong 4 inci di Ruparupa (dicek 15 Okt 2026): Rp9.900 (Tactix 100 x 1,2 mm) dan Rp12.900 (Pferd 105 x 1,9 mm) per keping. Belum termasuk besi, mesin, dan alat pelindung.

Alat dan bahan
0 dari 15 siap
Panduan ini berisi informasi umum dan bukan pengganti pemeriksaan langsung. Ikuti buku manual produsen barangmu, dan baca penafian sebelum mulai.
Cara paling aman memotong besi di rumah adalah memakai gerinda tangan yang dipasangi mata gerinda potong khusus logam, dengan kap pelindung terpasang, benda kerja dijepit, dan kedua tanganmu memegang mesin. Untuk besi hollow, besi siku, plat tipis, atau besi beton ukuran rumahan, pekerjaan ini bisa kamu selesaikan sendiri dalam sekitar 40 menit. Yang membuatnya berbahaya bukan besinya, melainkan mata potong yang tidak cocok, dipasang asal, atau dipakai dengan cara yang salah.
Panduan ini membahas cara potong besi pakai gerinda dari awal: cara memilih mata potong, memasangnya dengan kuncian gerinda, sampai teknik memotong yang mencegah bantingan. Semua angka teknis di sini diambil dari manual produsen dan pedoman keselamatan resmi yang tercantum di bagian Sumber. Kalau kamu baru mengenal perkakas pertukangan, lihat juga daftar panduan alat pertukangan dan halaman alat untuk mengenal fungsi tiap mesin.
Gerinda potong itu mesin atau mata potong?
Di toko bangunan, istilah "gerinda potong" dipakai untuk dua hal. Yang pertama adalah mata gerinda potong (sering disebut cutting gerinda atau cutting wheel), yaitu piringan tipis yang dipasang di gerinda tangan. Yang kedua adalah mesin potong besi duduk, mesin besar dengan lengan yang diturunkan ke ragum. Panduan ini membahas yang pertama: gerinda tangan biasa yang kamu pasangi mata potong.
Bedanya penting karena aturannya berbeda. Manual Bosch untuk gerinda tangan GWS 9-100 P secara tegas melarang memasang gerinda tangan pada dudukan atau rangka penopang untuk dijadikan mesin gerinda potong duduk. Jadi kalau kamu melihat rakitan rangka buatan sendiri yang mengubah gerinda tangan menjadi mesin potong duduk, itu bukan cara yang dianjurkan produsen.
Manual Bosch menyebut gerinda tangan seperti GWS 9-100 P cocok untuk memotong bahan-bahan logam, jadi gerinda pemotong besi ukuran 4 inci bisa dipakai untuk pekerjaan rumahan seperti memotong besi hollow, besi siku, plat tipis, dan besi beton. Kemampuan potong tiap mesin berbeda, jadi patokan utamanya tetap diameter mata potong dan batas mesin di manualnya. Besi pejal yang tebal atau pekerjaan memotong dalam jumlah banyak lebih masuk akal diserahkan ke bengkel las yang punya mesin lebih besar.
Memilih mata gerinda potong yang tepat untuk besi
Mata potong yang tidak cocok dengan mesin adalah risiko yang bisa kamu cegah sebelum mulai. Sebelum membeli, baca label di permukaan mata potong. Tabel berikut merangkum apa yang perlu kamu cocokkan.
| Yang dicek di label | Aturannya | Sumber |
|---|---|---|
| Kecepatan maksimal (rpm atau m/s) | Minimal sama dengan rpm yang tertera di mesin | Manual Bosch, OSHA 1910.215 |
| Diameter | Tidak melebihi diameter maksimal mesin | Manual Bosch |
| Jenis | Mata potong yang diperkuat (reinforced) untuk mesin genggam | HSE HSG17 |
| Tanggal kedaluwarsa | Mata gerinda berikatan organik untuk mesin genggam berlaku tiga tahun sejak dibuat | HSE HSG17 |
| Kondisi fisik | Tidak retak, gompal, atau melengkung | Manual Bosch, HSE HSG17 |
Contoh nyata membantu memahami tabel ini. Manual Bosch mencantumkan kecepatan putaran nominal GWS 9-100 P sebesar 11.000 rpm. Mata potong Tactix 100 x 1,2 mm yang dijual di Ruparupa mencantumkan kecepatan putar sampai 15.300 rpm dan kecepatan potong 80 m/s, jadi angkanya berada di atas kecepatan mesin itu. Kebalikannya yang berbahaya: mata potong dengan batas rpm lebih rendah dari mesin bisa pecah karena diputar melebihi kemampuannya.
Perhatikan juga soal ukuran "4 inci". Di pasaran, mata potong 4 inci dijual sebagai 100 mm dan 105 mm. Manual Bosch yang sama menyebut diameter maksimal untuk GWS 9-100 P adalah 100 mm. Artinya, mata potong 105 mm tidak sesuai untuk mesin itu walaupun lubangnya pas. Selalu cocokkan dengan pelat nama mesinmu, bukan dengan sebutan inci di kemasan.
Tipis atau tebal?
Deskripsi produk mata potong Pferd 1,0 mm di Ruparupa menyebut potongan yang lebih tipis lebih cepat dan menyisakan lebih sedikit burr (sisi tajam bekas potong). Mata potong yang lebih tebal, misalnya 1,9 mm, juga dijual untuk baja. Pilih yang sesuai pekerjaanmu, asalkan rpm dan diameternya cocok dengan mesin. Apa pun pilihannya, jangan pernah memakai mata potong untuk mengikis permukaan. Manual Bosch menulis bahwa tekanan dari samping bisa mematahkan mata potong.
Kuncian gerinda dan bagian mesin yang perlu kamu kenali
Kunci pin bawaan mesin sering disebut kuncian gerinda, dan manual Bosch menyebutnya kunci kombi. Kunci ini bukan aksesori tambahan, melainkan alat utama untuk memasang dan melepas mata potong dengan benar. Berikut bagian yang perlu kamu kenali sebelum mulai, berdasarkan daftar bagian di manual Bosch:
- Tombol penahan poros: menahan poros agar mur bisa dikencangkan. Hanya boleh ditekan saat poros diam; menekannya saat mesin berputar bisa merusak mesin.
- Kunci pin (kuncian gerinda): dua pinnya masuk ke lubang mur poros. Mur dikencangkan dengan kunci ini, bukan dengan palu atau obeng.
- Flens dan mur poros: menjepit mata potong dari dua sisi. Lubang mata potong harus pas di flens, tanpa adaptor atau ring penyambung.
- Kap pelindung: setengah lingkaran logam yang menahan pecahan dan bunga api. Manual Bosch membedakan kap untuk mengikis dengan kap pelindung untuk memotong, dan mewajibkan kap untuk memotong setiap kali kamu memotong dengan mata potong. Pada GWS 9-100 P, kap untuk memotong adalah aksesori yang tidak termasuk paket standar. Cek manual mesinmu, dan kalau mesinmu hanya datang dengan kap untuk mengikis, beli kap untuk memotong yang sesuai sebelum mulai.
- Gagang tambahan: pegangan kedua yang dipasang di kiri atau kanan kepala mesin. Bosch meminta mesin hanya dipakai dengan gagang ini.
- Pengunci sakelar: pada GWS 9-100 P, pengunci sakelar perlu digeser dulu sebelum sakelar ditekan. Bila listrik padam saat bekerja, kembalikan sakelar ke posisi mati supaya mesin tidak menyala sendiri ketika listrik kembali.
Kalau kunci pin hilang, belilah yang sesuai jarak pin mesinmu. Mengakali mur dengan cara lain berisiko membuat mur tidak cukup kencang, dan mata potong yang longgar akan bergetar keras.
Kenapa gerinda bisa membanting
Bantingan (kickback) adalah reaksi mendadak ketika mata potong yang berputar tersangkut atau terjepit. Manual Bosch menjelaskan bahwa saat mata potong berhenti mendadak, mesin terlempar ke arah yang berlawanan dengan arah putaran di titik jepitnya. Mata potong bisa ikut patah pada saat itu.
Salah satu pemicunya sederhana: besi panjang hanya dijepit di satu titik. Saat potongan hampir putus, berat ujung besi membuat celah potong menyempit dan menjepit mata potong. Itu sebabnya langkah menjepit dan menopang di bawah sama pentingnya dengan langkah memotongnya. Penyebab lain yang disebut Bosch adalah menekan terlalu keras, membuat potongan terlalu dalam sekaligus, memotong di sudut atau tepi tajam, dan menyalakan ulang mesin saat mata potong masih berada di dalam celah potong.
Banyak yang mengira tekanan kuat membuat potongan lebih cepat. Kenyataannya, manual Bosch menyebut beban berlebih membuat mata potong mudah tersangkut atau memblok, dan panduan HSE meminta tekanan diberikan merata tanpa memuntir atau menekan ke samping. Biarkan putaran mesin yang bekerja. Inilah inti cara gerinda yang benar saat memotong: tekanan sedang, posisi tegak lurus, dan dua tangan di mesin.
Alat pelindung diri yang benar-benar kamu perlukan
Bunga api dari besi yang dipotong terlihat indah, tetapi isinya serpihan logam panas dan butiran mata gerinda. Manual Bosch meminta pemakai selalu memakai kacamata pelindung, lalu menambah pelindung wajah, masker debu, pelindung telinga, sarung tangan, atau pakaian kerja sesuai pekerjaannya. Pedoman HSE juga menyebut pelindung mata wajib untuk semua pekerjaan menggerinda kering.
Pelindung telinga sering dilewatkan karena pekerjaannya terasa singkat. Bosch mengingatkan bahwa mendengar suara bising dalam waktu lama bisa menurunkan daya pendengaran, dan memotong beberapa batang besi bisa memakan waktu lebih lama dari perkiraanmu. Untuk debu, Bosch menganjurkan masker dengan filter kelas P2, terutama bila besi berlapis cat lama karena debu cat yang mengandung timbal berbahaya bagi kesehatan.
Satu hal yang jarang dibahas: orang lain di sekitarmu juga terancam. Bosch menulis bahwa pecahan benda kerja atau mata gerinda yang patah bisa terlempar dan melukai orang, bahkan di luar jangkauan langsung mesin. Jadi anak, hewan peliharaan, dan tetangga yang menonton sebaiknya menjauh, atau ikut memakai pelindung bila harus berada di dekatmu.
Keamanan listrik saat memakai gerinda
Gerinda tangan adalah perkakas listrik, jadi bahayanya bukan hanya dari mata potong. Beberapa aturan dasar dari manual Bosch yang relevan untuk pemakaian di rumah:
- Pakai steker yang cocok dengan stopkontak, jangan mengubah steker, dan jangan memakai steker perantara untuk perkakas yang memiliki hubungan arde.
- Jaga mesin dari hujan dan tempat basah. Bila terpaksa bekerja di tempat basah, Bosch menganjurkan pengaman arus bocor (sakelar pengaman terhadap arus penyimpangan).
- Untuk bekerja di luar rumah, pakai kabel roll yang memang cocok untuk pemakaian di luar ruangan.
- Jangan mengangkat mesin atau mencabut steker dengan menarik kabelnya, dan jauhkan kabel dari panas, minyak, serta pinggiran tajam.
- Pegang mesin pada pegangan berisolasi bila mata potong mungkin mengenai kabel yang tersembunyi, termasuk kabel mesin itu sendiri.
Mesin yang tidak bisa dimatikan dengan sakelarnya, kabelnya terkelupas, atau mengeluarkan bau hangus jangan dipakai dulu. Bosch meminta perbaikan dilakukan oleh tenaga ahli dengan suku cadang asli.
Langkah pengerjaan
Langkah 1 dari 10
Ukur dan tandai garis potong
Ukur panjang yang kamu butuhkan dengan meteran, lalu tarik garis dengan penggaris siku dan spidol atau kapur besi. Untuk besi hollow atau siku, teruskan garis ke semua sisi supaya potongan tetap tegak lurus saat benda kerja diputar. Beri tanda silang di sisi yang akan jadi sisa, karena tebal mata potong ikut memakan sedikit bahan.Cek hasil: Garis terlihat jelas di setiap sisi profil dan ujung-ujungnya bertemu tanpa bergeser.
Langkah 2 dari 10
Jepit benda kerja dan topang kedua sisinya
Jepit besi di ragum atau dengan dua klem C sehingga garis potong berada sedikit di luar rahang penjepit. Topang kedua sisi garis potong: sisi yang dijepit dan sisi ujung besi yang panjang, dengan penyangga kedua. Manual Bosch meminta benda besar ditopang di kedua sisi, dekat jalur potong dan di pinggirannya, supaya besi tidak melengkung dan menjepit mata potong. Benda yang dipegang dengan tangan jauh lebih mudah goyang daripada yang dijepit.Cek hasil: Besi tidak bergeser atau berbunyi saat kamu dorong dan tarik dengan tangan, dan kedua sisi garis potong sama-sama tertopang.
Langkah 3 dari 10
Cabut steker, lalu periksa mata potong
Cabut steker dulu. Baca label mata potong: rpm maksimalnya harus minimal sama dengan rpm yang tertera di mesin, dan diameternya tidak boleh melebihi batas mesin. Cari juga tanggal kedaluwarsa, lalu periksa apakah ada retak, gompal, atau bentuk melengkung. Mata potong yang cacat atau pernah jatuh sebaiknya diganti.Cek hasil: Angka rpm di label mata potong sama atau lebih besar dari rpm mesin, belum kedaluwarsa, dan permukaannya utuh tanpa retak.
Langkah 4 dari 10
Pasang mata potong dengan kuncian gerinda
Bersihkan poros, pasang flens, lalu mata potong dengan lubang yang pas di flens (tanpa adaptor). Tekan tombol penahan poros hanya saat poros diam, ulirkan mur, lalu kencangkan dengan kuncian gerinda (kunci pin bawaan). Putar mata potong dengan tangan sekali putaran penuh. Manual Bosch meminta semua alat penyetel dan kunci dilepas dari mesin sebelum dinyalakan, jadi lepaskan kuncian gerinda dari mesin sebelum steker dicolokkan.Cek hasil: Mata potong berputar bebas dengan tangan, tidak goyang, dan tidak menyentuh kap pelindung atau bagian lain.
Langkah 5 dari 10
Atur kap pelindung dan pasang gagang tambahan
Kunci kap pelindung pada posisi yang menutup bagian mata potong yang menghadap ke tubuhmu, dan arahkan supaya bunga api memancar menjauhi kamu. Pasang gagang tambahan di sisi kiri atau kanan kepala mesin sesuai posisi kerjamu. Manual Bosch mewajibkan kap pelindung untuk memotong setiap kali memotong dengan mata potong, bukan kap biasa untuk mengikis. Kap ini dijual sebagai aksesori, jadi cek manual mesinmu. Kalau mesinmu hanya datang dengan kap untuk mengikis, beli dulu kap untuk memotong yang sesuai sebelum mulai.Cek hasil: Yang terpasang adalah kap pelindung untuk memotong, kap tidak bisa diputar dengan tangan setelah dikunci, dan gagang tambahan terpasang kencang.
Langkah 6 dari 10
Pakai alat pelindung dan bersihkan area kerja
Pakai kacamata pelindung atau pelindung wajah, pelindung telinga, sarung tangan, dan pakaian yang tidak longgar. Ikat rambut panjang. Singkirkan kertas, kain, tiner, bensin, dan tabung gas dari arah semburan bunga api, lalu minta orang lain menjauh. Pastikan kabel mesin berada di belakangmu, jauh dari jalur mata potong.Cek hasil: Arah semburan bunga api kosong dari bahan mudah terbakar, dan tidak ada orang di dekat jalur putar mata potong.
Langkah 7 dari 10
Uji putar tanpa beban selama satu menit
Pastikan kuncian gerinda sudah dilepas dari mesin dan sakelar dalam posisi mati sebelum steker dicolokkan, karena manual Bosch mengingatkan mesin yang tersambung dalam posisi hidup bisa menyala tiba-tiba. Setelah itu colokkan steker, berdiri di luar bidang putar mata potong, lalu nyalakan mesin tanpa menyentuh benda kerja. Manual Bosch meminta mesin dibiarkan berputar pada kecepatan maksimal paling sedikit satu menit, karena mata potong yang rusak biasanya pecah pada masa uji ini.Cek hasil: Kuncian gerinda sudah dilepas dari mesin sebelum dinyalakan, dan selama satu menit mesin berputar halus tanpa getaran kuat, bunyi kasar, atau bau hangus.
Langkah 8 dari 10
Potong dengan tekanan sedang dan posisi tegak lurus
Pegang mesin dengan dua tangan, tunggu putaran penuh, lalu turunkan mata potong tegak lurus ke garis. Dorong dengan tekanan sedang dan biarkan mata potong yang bekerja. Jangan memiringkan, mengayun, atau menekan sisi samping mata potong. Arahkan pemotongan berlawanan dengan arah putaran mata potong. Untuk besi hollow atau siku, mulai dari penampang yang paling kecil. Bila mata potong terjepit, lepaskan sakelar dan tunggu berhenti total sebelum menariknya.Cek hasil: Celah potong mengikuti garis, bunga api memancar ke arah yang kamu atur, dan mesin tidak tersendat.
Langkah 9 dari 10
Selesaikan potongan dan matikan mesin dengan benar
Kurangi tekanan menjelang besi putus. Penopang di kedua sisi garis potong mengurangi risiko celah potong menyempit dan menjepit mata potong saat besi putus, tetapi tetap pegang mesin dengan dua tangan dan waspadai tarikan mendadak. Kalau sisa potongan pendek, atur sejak menandai supaya sisa itu berada di sisi yang dijepit ragum, atau jepit dan topang juga potongan sisanya dengan klem kedua, sehingga tidak ada potongan yang lepas bebas. Jangan biarkan sisa yang panjang jatuh bebas. Lepaskan sakelar, tunggu mata potong berhenti total, baru letakkan mesin. Cabut steker setelah selesai. Jangan memegang mata potong atau ujung besi yang baru dipotong karena keduanya sangat panas.Cek hasil: Mesin sudah diam dan tercabut dari stopkontak sebelum kamu menyentuh benda kerja.
Langkah 10 dari 10
Rapikan ujung potongan
Setelah dingin, haluskan sisi tajam bekas potongan dengan kikir besi. Lapisi ujung besi yang terbuka dengan cat dasar anti karat bila besi akan dipakai di luar ruangan. Kalau sudah terlanjur berkarat, ikuti panduan menghilangkan karat pada besi sebelum mengecat.Cek hasil: Ujung besi tidak menggores saat diusap dengan kain, dan ukurannya sesuai yang kamu tandai.
Kesalahan yang sering membuat mata potong pecah
Daftar ini merangkum larangan di manual Bosch dan pedoman HSE. Satu kesalahan saja cukup untuk membuat mata potong pecah.
- Melepas kap pelindung supaya bisa memotong lebih dalam atau lebih dekat ke dinding.
- Memakai mata potong untuk mengikis karat, cat, atau bekas las dengan sisi sampingnya.
- Memakai mata gerinda bekas dari mesin yang lebih besar. Bosch menjelaskan mata seperti itu tidak cocok untuk putaran mesin kecil yang lebih tinggi.
- Memegang mesin dengan satu tangan, atau berdiri sejajar dengan bidang putar mata potong.
- Menghentikan mata potong yang masih berputar dengan menekan sisinya ke benda kerja.
- Meletakkan mesin sebelum mata potong berhenti total, sehingga mata potong menyentuh lantai dan mesin bergerak sendiri.
- Memotong di dekat bahan mudah terbakar. Bunga api dari besi bisa menyulutnya.
Kalau mesin sering mematikan listrik rumah saat dinyalakan, jangan diakali dengan menyambung kabel ke stopkontak lain. Hentikan pemakaian mesin dan periksakan mesin serta instalasi listriknya ke teknisi listrik. Pelajari juga dasar keamanan perkakas listrik lain di pilar listrik rumah.
Merawat gerinda dan menyimpan mata potong
Mesin yang sering dipakai memotong besi perlu dibersihkan lebih rutin. Manual Bosch mengingatkan bahwa debu logam bersifat menghantarkan listrik dan bisa menumpuk di dalam mesin, sehingga mengganggu isolasi pengamannya. Tiup lubang ventilasi secara rutin dengan mesin dalam keadaan tercabut, dan simpan mesin di tempat kering.
Untuk mata potong, pedoman HSE meminta penyimpanan di ruangan kering yang suhunya tidak ekstrem, menandai tanggal pembelian, dan memakai stok lama lebih dulu. Mata potong tipis sebaiknya disimpan mendatar di atas permukaan yang kaku, jauh dari panas dan lembap, supaya tidak melengkung. Mata potong yang pernah jatuh sebaiknya tidak dipakai sebelum diperiksa dan diuji putar.
Kalau kamu juga sering mengerjakan sambungan kabel atau perbaikan elektronik, panduan menyolder kabel dengan flux melengkapi keterampilan dasar memakai perkakas panas dan listrik dengan aman.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya mata gerinda potong dengan mata gerinda biasa?
Mata gerinda potong (cutting wheel) tipis dan rata, dirancang untuk memotong dengan pinggirannya. Mata gerinda biasa lebih tebal dan dipakai untuk mengikis permukaan. Manual Bosch melarang mengikis dengan mata potong karena tekanan dari samping bisa mematahkannya, jadi untuk meratakan bekas las atau karat, ganti dulu dengan mata gerinda yang sesuai.
Apakah gerinda 4 inci bisa memakai mata potong 105 mm?
Belum tentu. Ukuran 4 inci dijual sebagai 100 mm maupun 105 mm. Contohnya, manual Bosch GWS 9-100 P mencantumkan diameter mata gerinda maksimal 100 mm, sedangkan GWS 9-115 P sampai 115 mm. Lihat batas diameter di pelat nama atau manual mesinmu, lalu pilih mata potong yang tidak melebihinya.
Kenapa kuncian gerinda wajib dipakai untuk mengencangkan mur?
Kuncian gerinda adalah kunci bawaan mesin yang pas dengan mur poros; manual Bosch menyebutnya kunci kombi. Manual itu meminta mur poros diulir lalu dikencangkan dengan kunci kombi bawaan, jadi jangan mengakalinya dengan obeng atau palu. Tekan tombol penahan poros hanya ketika poros benar-benar diam.
Bolehkah kap pelindung dilepas supaya potongan lebih dalam?
Tidak. Kap pelindung menahan pecahan mata potong dan bunga api supaya tidak mengenai tubuhmu. Aturan OSHA untuk gerinda tangan bersudut (right angle head) mensyaratkan bagian mata gerinda yang terbuka paling besar 180 derajat, dan pelindungnya berada di antara operator dan mata gerinda, sehingga pecahan mata gerinda yang patah terbelokkan menjauhi operator. Kalau besi terlalu tebal, potong bertahap dari beberapa sisi atau serahkan ke bengkel las.
Kenapa mata gerinda potong bisa pecah tiba-tiba?
Beberapa penyebabnya adalah mata potong terjepit karena benda kerja tidak ditopang, mesin dimiringkan atau ditekan dari samping, rpm mata potong lebih rendah dari rpm mesin, atau mata potong sudah retak, melengkung, atau kedaluwarsa. Uji putar satu menit sebelum memotong membantu menyaring mata potong yang cacat.
Berapa lama mata gerinda potong boleh disimpan?
Panduan HSE Inggris (HSG17) menyebut mata gerinda berikatan organik untuk mesin genggam diberi tanggal kedaluwarsa tiga tahun sejak dibuat. Simpan di tempat kering yang suhunya tidak ekstrem, pakai stok lama lebih dulu, dan jangan memakai yang sudah lewat tanggal kedaluwarsa.
Amankah memakai sarung tangan saat memotong besi dengan gerinda?
Manual Bosch menganjurkan sarung tangan pelindung untuk melindungi dari butir gerinda dan serpihan, tetapi juga mengingatkan agar sarung tangan, pakaian, dan rambut tidak masuk ke bagian yang berputar. Pilih sarung tangan yang pas di tangan, bukan yang longgar dan berumbai.
Sumber
- Petunjuk Penggunaan Bosch GWS 9-100 P, 9-115 P, 9-125 P (bagian Bahasa Indonesia) Robert Bosch Power Tools GmbH. Diakses .
- HSG17 Safety in the use of abrasive wheels Health and Safety Executive (Inggris). Diakses .
- 29 CFR 1910.243 Guarding of portable powered tools Occupational Safety and Health Administration (AS). Diakses .
- 29 CFR 1910.215 Abrasive wheel machinery Occupational Safety and Health Administration (AS). Diakses .
- Tactix Mata Gerinda SS/Inox 100x1,2x16 mm Ruparupa. Diakses .
- Pferd Mata Gerinda Potong EHT105-1.9 PSF Steelox Ruparupa. Diakses .
- Pferd Mata Gerinda Potong EHT105-1.0 SG Inox Ruparupa. Diakses .


